ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU (Manihot utilissima L.) SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK SINGKONG ( Studi Kasus di Home Industry GK Oro Orodowo Malang )

Penulis

  • Nasarius Sengi
  • Lisa Kurniawati
  • Maria Puri Nurani

Kata Kunci:

Nilai Tambah, Efisiensi, Keuntungan

Abstrak

Nilai tambah merupakan penambahan nilai suatu produk sebelum dilakukan proses produksi
dengan setelah dilakukan proses produksi. Pengolahan ubi kayu menjadi keripik singkong adalah
untuk meningkatkan keawetan ubi kayu sehingga layak untuk dikonsumsi dan mengubah bentuk
dari produk primer menjadi produk baru yang lebih tinggi nilai ekonomisnya setelah melalui
proses produksi, maka akan dapat memberikan nilai tambah karena dikeluarkan biaya-biaya
sehingga terbentuk harga baru yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar bila
dibandingkan tanpa melalui proses produksi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ;(1). Untuk
mengetahui besarnya nilai tambah dari produk ubi kayu menjadi keripik singkong. (2). Untuk
mengetahui efisiensi proses produksi pengolahan singkong menjadi kripik singkong. (3). Untuk
mengetahui usaha pengolahan ubi kayu menjadi kripik singkong sudah menguntungkan
Besarnya nilai tambah pada suatu produk dipengaruhi oleh besarnya nilai produk, harga bahan
baku, serta sumbangan input lain. Maka diperoleh besarnya rata-rata nilai tambah yaitu sebesar
Rp 2.082,- per kilogram atau 0,25 % dari nilai produksi.Berdasarkan analisis efisiensi teknis,
bahan baku sudah efisien karena nilai koefisien regresi bahan baku 0,475 elastisitas produksi
bernilai positif yaitu (0< ε <1).Berdasarkan analisis efisiensi harga, rasio NPMx/Px dari faktor
produksi bahan baku 2,469 belum efisien karena faktor produksi bahan baku lebih besar dari
satu. Berdasarkan analisis efisiensi ekonomis Faktor produksi biaya total 0,00 tidak efisien karena
faktor produksi biaya total lebih kecil dari satu (<1). Pengolahan ubi kayu menjadi kripik
singkong sudah menguntungkan karena R/C rasio > 0 berarti agroindustri keripik singkong yang
diusahakan menguntungkan yaitu 1,15.
Kata kunci : Nilai Tambah, Efisiensi, Keuntungan

Unduhan

Diterbitkan

2021-10-04